Pages

Friday, October 25, 2024

PHK Massal di Perusahaan Wig Terbesar di Purbalingga, 814 Karyawan Terdampak

Kamis, 24 Oktober 2024 - 19:04:00 WIB


PT Sung Chang Indonesia (SCI), perusahaan produsen rambut palsu (wig) ternama di Purbalingga, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 814 karyawannya. Keputusan ini diambil menyusul penurunan aktivitas produksi yang signifikan akibat lesunya kondisi perekonomian global.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Purbalingga, Bambang Sutrisno ketika dikonfirmasi membenarkan adanya PHK massal di PT SCI. 

Dia mengatakan, sebanyak 814 karyawan yang mengundurkan diri tidak atas kemauan sendiri, sehingga masuk dalam kategori PHK. Jumlah ini, kata dia mencapai lebih dari 50 persen dari total karyawan perusahaan.

"Disnakertrans telah melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan hak-hak setiap pekerja terpenuhi," ujar Bambang.

Berdasarkan hasil komunikasi itu, kata dia para pekerja yang mengundurkan diri sebelum 21 Oktober 2024 akan mendapatkan hak-haknya seperti uang pisah, uang penggantian hak cuti dan ongkos pulang ke rumah. 

Menurutnya, hak-hak tersebut telah diatur dalam perjanjian bersama antara serikat pekerja dan pengusaha. Namun, bagi pekerja yang mengundurkan diri setelah 21 Oktober 2024, hanya akan mendapatkan tali asih dengan besaran yang disesuaikan dengan masa kerja.

"Kami perkirakan gelombang PHK di PT SCI masih akan terus berlanjut karena hingga saat ini masih banyak pekerja yang mengundurkan diri," katanya.

Dia menuturkan, PHK massal ini terjadi karena PT SCI sebagai perusahaan yang berorientasi ekspor, sangat terdampak oleh kondisi perekonomian global yang melambat.

Selain PT SCI, Disnakertrans juga mencatat ada empat perusahaan lain di Purbalingga yang melakukan PHK sepanjang tahun ini, dengan alasan yang serupa.


Editor: Kurnia Illahi

Sumber :

https://jateng.inews.id/berita/phk-massal-di-perusahaan-wig-terbesar-di-purbalingga-814-karyawan-terdampak/all

Wednesday, March 27, 2024

5 Fakta PT Sung Chang yang Bangkrut Usai Pemilu 2024

Selasa, 26 Maret 2024, 11:42 AM


Meski tidak ada kaitannya dengan Pemilu serentak tahun 2024, namun berbarengan dengan selesainya pesta demokrasi itu, PT Sung Chang Indonesia menyatakan gulung tikar alias bangkrut. Perusahaan rambut palsu (wig) yang berada di Wilayah Desa Neglasari Kecamatan Banjar Kota Banjar Jawa Barat tersebut bangkrut lantaran sepi buyer (pembeli).


Berikut fakta-fakta menarik PT Sung Chang Indonesia di Kota Banjar:


1. Beroperasi mulai tahun 2011

Industri rambut palsu atau wig ini mulai muncul di Kota Banjar pada tahun 2003. Lokasi industri wig itu awalnya ngontrak di Aula Desa Situbatu Kecamatan Banjar. Kemudian pada tahun 2010, perusahaan asal Korea itu mendirikan pabrik di wilayah Neglasari, selang satu tahun kemudian, pada Maret Tahun 2011 pabrik tersebut mulai beroperasi dengan aset lahan dan bangunan milik sendiri.


2. Pemasok wig untuk Artis dalam dan luar negeri

Siapa sangka jika perusahaan yang memiliki buruh tidak lebih dari 300 orang ini ternyata menjadi pemasok wig untuk para artis. Bahkan tidak hanya untuk artis dalam negeri saja, tapi produksinya juga dikirim hingga ke mancanegara. Proses awal pembuatan wig ini dikerjakan di Kota Banjar.


3.Pabriknya di Banjar karena UMK rendah

Dalam mendirikan pabrik, pihak perusahaan akhirnya jatuh hati ke Kota Banjar. hal itu lantaran biaya UMK di Kota Banjar sendiri paling rendah di Jawa Barat, sehingga perusahaan tidak perlu mahal dalam menggaji pekerjanya.


4.Cabang dari Purbalingga

PT Sung Chang Indonesia, dikenal sebagai perusahaan rambut palsu terbesar di Purbalingga, dan mungkin juga di Jawa Tengah dan Indonesia yang melebarkan sayapnya ke Kota Banjar. Namun harus pupus karena pabrik yang di Kota Banjar bangkut pada tahun ini.


5.Karyawannya didominasi perempuan

Perempuan dianggap lebih teliti dan tekun, supaya hasil yang diperoleh bisa sempurna. Karena pembuatan wig di PT Sung Chang Indonesia Cabang Kota Banjar ini hanya knetting, atau proses paling awal, Sehingga dalam pengerjaannya membutuhkan keuletan, ketelitian dan ketekunan, karena dikerjakan secara manual. (CEP)


Sumber :

https://jabarekspres.com/berita/2024/03/26/5-fakta-pt-sung-chang-yang-bangkrut-usai-pemilu-2024/